PETA KHUSUS / PETA TEMATIK

General Consultan

PETA KHUSUS / PETA TEMATIK

Pengertian Peta Tematik

Peta khusus / peta tematik adalah peta yang hanya menampilkan sebagian permukaan bumi saja. Maka dari itu peta ini disebut juga sebagai peta statistik atau peta tujuan khusus yang dibuat untuk kebutuhan tertentu. Bisa dikatakan bahwa peta tematik merupakan peta yang hanya menggambarkan satu tema saja, seperti peta yang dibuat khusus untuk menggambarkan kepadatan penduduk suatu negara, jenis iklim, persebaran jenis tanaman tertentu, data perubahan iklim, dan lain sebagainya. Pembuatan peta Ini menggunakan cara pengindraan jauh.

Ciri- ciri Peta Tematik

Karena banyak sekali jenis peta, maka untuk mengetahui suatu peta tergolong jenis peta yang mana, bisa dilihat dari ciri- ciri yang dimiliki oleh peta tersebut. Peta tematik memiliki ciri – ciri yang tidak ditemukan pada jenis peta lain. Beberapa ciri peta tematik antara lain sebagai berikut:

  1. Memiliki tema khusus : Diambil dari pengertiannya bahwa peta tematik itu merupakan peta yang telah dibuat berdasarkan tujuan khusus dan dibuat berdasarkan tema tertentu, maka peta tematik memiliki tema khusus. Tema yang dimiliki oleh peta tematik ini dicontohkan adalah perubahan cuaca yang ada di Indonesia. Dengan tema ini maka peta yang disajikan hanya berisi tentang peta wilayah Indonesia yang dilengkapi dengan keterangan cuaca yang terjadi di setiap wilayahnya saja.
  2. Datanya berasal dari berbagai peta yang telah di overlay (prosedur penting dalam analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) : Keterangan yang termuat di dalamnya lebih sedikit namun detail. Data – data yang mendetail ini berasal dari berbagai peta yang telah diolah lalu disajikan ulang agar tampak lebih rapi dan mudah untuk dibaca dan juga dipahami.
  3. Informasi yang disajikan hanya pada tema yang telah dipilih : Menyajikan data – data yang terbatas hanya pada tema yang dipilih. Sebagai contoh adalah peta tematik mengenai perubahan cuaca maka informasi yang disampaikannya juga hanya tentang cuaca saja.

Contoh Peta Tematik

Peta tematik berfungsi untuk menggambarkan bentuk penggunaan dan menyajikan data tentang potensi suatu wilayah. Peta tematik menjadi unsur yang tidak terpisahkan dalam perencanaan pembangunan sebuah daerah karena berkaitan dengan data statistik yang menjadi landasan utama dalam penentuan sebuah kebijakan suatu pembangunan. Contoh Peta Tematik adalah sebagai berikut:

  • Peta Kepadatan Penduduk. (Semakin merah warna wilayah suatu provinsi maka semakin padat penduduk di provinsi tersebut)
  • Peta Ancaman Bencana Kekeringan. (Semakin merah warna wilayah maka semakin tinggi pula ancaman bencana kekeringannya.)
  • Peta Curah Hujan
  • Peta Hasil Pertanian. (Menggambarkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah dalam menghasilkan berbagai produk pertanian dan  variasi data dari produk-produk hasil pertanian daerah di Indonesia)
  • Peta Prakiraan Musim kemarau
  • Peta Rawan Bencana. (Semakin merah warnanya, maka semakin tinggi pula ke-rawanan bencananya. Peta ini meliputi bencana letusan gunung berapi, longsor, gempa bumi atau tsunami).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *